PIYUNGAN – Komitmen SMP Negeri 2 Piyungan dalam meningkatkan mutu pembelajaran terus diwujudkan melalui berbagai program pengembangan kompetensi pendidik. Salah satunya adalah penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) yang menjadi bagian dari Program Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (24/7/2026) di Ruang Pertemuan SMP Negeri 2 Piyungan dan diikuti oleh seluruh guru serta tenaga kependidikan.
Kegiatan dibuka oleh Kepala SMP Negeri 2 Piyungan, Ibu Rinawati, M.Pd., yang menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus diawali dengan peningkatan kapasitas pendidik. Menurut beliau, guru perlu terus mengembangkan diri agar mampu menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan peserta didik.
Sebagai narasumber, Dr. Sumaryanto, S.Pd., M.Pd. menyampaikan materi mengenai konsep, karakteristik, dan implementasi pembelajaran STEM. Dalam paparannya, STEM tidak hanya dipahami sebagai penggabungan empat disiplin ilmu, tetapi sebagai pendekatan pembelajaran yang mengajak peserta didik berpikir kritis, kreatif, dan mampu menghasilkan solusi terhadap permasalahan nyata melalui kegiatan yang kolaboratif dan kontekstual.





Selama sesi berlangsung, suasana pelatihan tampak hidup. Peserta aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta berbagi pengalaman pembelajaran di kelas. Berbagai contoh penerapan STEM yang disampaikan narasumber memberikan inspirasi bagi guru untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih bermakna dan menantang sesuai karakteristik mata pelajaran masing-masing.
Melalui kegiatan ini, guru memperoleh wawasan baru dalam menyusun pembelajaran berbasis STEM yang mengintegrasikan sains, teknologi, rekayasa, dan matematika ke dalam aktivitas belajar. Kompetensi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran sehingga peserta didik tidak hanya menguasai materi, tetapi juga terampil berpikir kritis, berkolaborasi, berkomunikasi, berkreasi, dan memecahkan masalah sebagai bekal menghadapi tantangan abad ke-21.
Dalam penutup materinya, Dr. Sumaryanto, S.Pd., M.Pd. menyampaikan harapan agar SMP Negeri 2 Piyungan mampu menjadi sekolah model dalam pengintegrasian STEM ke dalam pembelajaran, sehingga lahir berbagai inovasi pembelajaran yang berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
Melalui Bimbingan Teknis STEM ini, SMP Negeri 2 Piyungan semakin memperkuat komitmennya untuk membangun budaya belajar bagi seluruh warga sekolah. Pengembangan kompetensi guru diharapkan menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, relevan, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik secara optimal, sejalan dengan visi sekolah untuk mewujudkan insan yang beriman, cakap, berbudi luhur, dan berbudaya. (NW)