Piyungan, 28 Juli 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola sumber daya manusia dan menjaga keberlanjutan kapasitas organisasi, SMP Negeri 2 Piyungan menggelar kegiatan Sosialisasi Identifikasi Tacit Knowledge pada Selasa (28/07/2026). Acara yang berlangsung mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai ini diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), baik guru maupun tenaga kependidikan di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Bapak Catur Adhy Purna, S.Pd., yang memaparkan secara mendalam mengenai pentingnya mengenali dan mengelola pengetahuan tersirat (tacit knowledge) yang melekat pada setiap individu ASN.
Dalam pemaparannya, Bapak Catur Adhy Purna, S.Pd. menekankan bahwa setiap ASN memiliki keahlian, pengalaman, dan pemahaman unik yang didapat selama menjalankan tugasnya. Namun, pengetahuan tersebut sering kali belum terdokumentasi dengan baik, sehingga berisiko hilang ketika terjadi rotasi jabatan, mutasi, atau purna tugas.


“Tacit knowledge adalah aset berharga sekolah. Jangan sampai kemampuan dan pengalaman hebat Bapak dan Ibu ASN hilang begitu saja tanpa sempat terdokumentasikan. Melalui identifikasi yang tepat, setiap keahlian dapat dibagikan dan diwariskan untuk kemajuan sekolah,” tegas Bapak Catur dalam materi yang disampaikannya.
Melalui sosialisasi ini, terdapat beberapa poin untuk diterapkan di lingkungan SMP Negeri 2 Piyungan:
- Pencegahan Kehilangan Informasi & Dokumentasi: Memastikan seluruh keahlian, ide inovatif, dan best practice dari setiap instansi terdokumentasi secara rapi sebagai arsip pengetahuan sekolah.
- Penguatan Budaya Knowledge Sharing: Mendorong setiap ASN untuk saling berbagi pengetahuan, kiat, dan keterampilan sesuai dengan posisi, jabatannya, maupun jobdesk masing-masing.
- Peningkatan Efektivitas Kerja: Memudahkan proses adaptasi dan kolaborasi antarpegawai sehingga setiap lini pekerjaan di sekolah dapat berjalan secara efektif dan efisien.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, SMP Negeri 2 Piyungan berkomitmen untuk terus membangun lingkungan kerja yang kolaboratif dan berbasis pengetahuan. Dengan teridentifikasinya tacit knowledge setiap ASN, diharapkan SMP Negeri 2 Piyungan semakin siap mencetak tata kelola pendidikan yang berkelanjutan dan unggul di masa depan. (TW)